Minggu, 20 September 2026

Dear Lyvia Watson

 Dear Lyvia Watson,

Lyvia wanitaku, sudah dua tahun sejak aku berangkat dari Hereford ke ibu kota London maka sudah dua tahun juga tidak kulihat wajah cantikmu. Aku terus membawa fotomu di manapun aku melangkah di setiap sudut London ini sebagai penenang jiwa dan alasanku berjuang sampai sekarang.

Sesaat aku teringat kembali pertemuan pertama kita. Saat itu hujan deras, aku dengan angkuhnya tidak membawa payung padahal saat itu lagi musim hujan dan berakhir mampir di toko bakery karena kebasahan. Lonceng pintu berbunyi aku masuk dengan wajah yang masam kau berbalik kepadaku, kau melihatku dan menyapaku sebentar terlihat jelas raut wajahmu yang simpati dengan keadaanku sekarang. Kau mengatakan kira-kira seperti ini.

"Selamat sore, tuan. Sepertinya anda mampir di sini karena sedang hujan. Biar saya bantu jemur jas anda di belakang. Sementara itu, tuan ingin minum sesuatu yang hangat?"

Sejenak aku terpaku akan sosokmu yang indah rambut cokelat yang sengaja kau biarkan tergerai, sorot matamu yang teduh dan hangat, dan wajahmu yang pucat dengan bintik-bintik coklat khas wanita Inggris.

Lyvia wanitaku, semenjak itu aku tak pernah menyalahkan diriku karena tidak membawa payung sehingga aku kebasahan juga tidak pernah menyalahkan diriku karena berwajah masam di depanmu. Jika semua itu tidak terjadi maka mungkin kita lebih lambat saling mengenal.

Lyvia wanitaku, akhir-akhir ini aku berandai-andai untuk mempunyai anak laki-laki. Bukan, bukan karena anak perempuan itu disayangkan tetapi aku berpikir anak laki-laki akan dapat melindungimu jika aku pergi jauh lagi seperti sekarang. Anak laki-laki memang tidak tahu tentang masalah rumah apalagi dapur. Namun, anak laki-laki adalah seorang pekerja keras. Anak laki-laki akan membantu merawat kebun Mr. Dillbert, membantu peternakan sapi Mr. Helmut atau menggendong mu ke Dr. Garth karena terjatuh dari tangga seingat kau selalu ceroboh dalam hal kecil.

Lyvia wanitaku, sekarang aku hanya risau membayangkan kau di rumah seorang diri menyantap makanan dan tidur di ranjang seorang diri tanpa sosok aku bersamamu. Aku akan kembali secepat yang aku usahakan. Aku akan kembali ke rumah.


Dari suamimu yang selalu merindukan kehadiranmu,

Elmer Watson

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dear Lyvia Watson

  Dear Lyvia Watson, Lyvia wanitaku, sudah dua tahun sejak aku berangkat dari Hereford ke ibu kota London maka sudah dua tahun juga tidak ...